VATM (Valid, Asli, Terkini, Memadai)
VATM adalah prinsip dasar pengumpulan bukti dalam uji kompetensi yang harus dipatuhi oleh asesi dan asesor. Valid berarti bukti relevan dengan unit kompetensi; Asli berarti bukti hasil karya asesi sendiri; Terkini berarti bukti mencerminkan kemampuan saat ini (biasanya 2-3 tahun terakhir); dan Memadai berarti bukti cukup untuk mewakili seluruh KUK yang ada.
Prinsip VATM merupakan standar kualitas bukti yang ditetapkan dalam Pedoman BNSP 301. Jika salah satu kriteria tidak terpenuhi—misalnya bukti asli tapi sudah kadaluarsa (tidak terkini)—maka asesor berhak meminta bukti tambahan atau mewajibkan asesi melakukan demonstrasi praktik langsung. Penerapan VATM yang ketat menjamin bahwa sertifikat yang diterbitkan benar-benar didasarkan pada fakta kemampuan yang nyata, bukan sekadar administrasi dokumen yang manipulatif.
Bagi profesional, memahami VATM sangat membantu dalam menyusun portofolio yang efektif. Praktisi menyarankan untuk menyeleksi dokumen yang paling kuat dan relevan daripada melampirkan banyak dokumen namun tidak terkait langsung dengan unit kompetensi yang diujikan. Konsultan mengingatkan bahwa asesor akan melakukan verifikasi mendalam terhadap aspek 'Asli' melalui teknik wawancara, sehingga asesi wajib menguasai setiap detail dari bukti portofolio yang mereka lampirkan dalam berkas sertifikasi.