Bisnis Konstruksi Pasca Covid, Terobosan guna Menbisakan Proyek Luar Negeri

Bisnis Konstruksi Pasca Covid, Terobosan guna Menbisakan Proyek Luar Negeri

Tim Editorial Unitkompetensi.com 15 Nov 2023 4 min read
Bisnis Konstruksi Pasca Covid, Terobosan guna Menbisakan Proyek Luar Negeri

Pengalaman merupakan guru terbaik memang itu bukanlah selogan belaka. Tetapi hal itu bisa menjadi satu pembelajaran penting yang juga akan segera sangat membantu bagi pelaku bisnis dalam melakukan ekspansi bisnisnya. Karena bisnis itu berkembang dan semua itu memang mesti di persiapkan jauh hari sebelum waktunya tiba.

Seperti juga termasuk bisnis di industri kita tahu bahwa saat ini Indonesia sudah mulai di kenal di kancah bisnis konstruksi luar negeri. Sekalipun belum banyak kontraktor Indonesia yang bermain di luar negeri. Setidaknya dari beberapa proyek di luar negeri kita sudah bisa berungkapan bahwa kontraktor Indonesia mampu bersaing termasuk kontraktor luar negeri. Sehingga ini bisa jadi salah satu strategi bisnis perusahaan bagi pengembangan konstruksi pasca covid.

Sebut saja misalnya salah satu kontraktor BUMN Indonesia PT Wijaya Karya ( Persero) atau dari lebih di kenal dengan sebutan WIKA Kontraktor. Kemampuannya dalam menangani sebuah proyek konstruksi tidak saja di dalam negeri tetapi di luar negeri sudah tidak di ragukan lagi. Terbukti saat ini proyek proyek luar negeri yang di jalankan oleh WIKA Kontraktor cukup banyak tidak saja ada di satu negara atau benua tetapi sudah menyebar. Sebuah prestasi yang bisa membanggbakal tidak saja internal perusahaan tetapi juga guna negara. Itulah teladan salah satu kontraktor Indonesia yang bermain di luar negeri.

Nah jika kondisi seperti ini bisa di jalankan oleh banyak kontaktor di Indonesia, maka pasca covid kontraktor Indonesia bisa lebih aktif dan agresif demi bisa menbisakan proyek-proyek yang ada di luar negeri. Karena bagi mendapatkan proyek tersebut tidak juga harus berjuang sendiri. Banyak cara pada bisa di jalankan oleh pelaku bisnis kontraktor agar bisa mendapatkan proyek konstruksi dan infrastruktur pada ada di dunia.

Beberapa strategi yang bisa di jalankan seperti misalnya : (1) Perusahaan kontraktor besar melakukan pendekatan kepada pejabat kementerian setingkat Kementerian PUPR yang juga ada di Indonesia. Tujuan bisa bermacam-macam salah satunya nya kerjasama alih teknologi misalnya (2) Perusahaan kontraktor nasional melalui Asosiasi bidang konstruksi atau sejenisnya melakukan kerjasama antar lembaga bersama asoasiasi sejenis pada ada di suatu negara. Kerjasama ini bisa sebagai pintu pembuka bagi terjalinnya kerjasama sebuah proyek konstruksi (3) Perusahaan kontraktor besar mengajak kontraktor menengah atau kecil bagi sama-sama menjalankan satu proyek konstruksi dan infrastruktur yang juga ada di luar negeri.

Kesemua hal diatas merupakan terjadi salah satu strategi pada bisa di kembangkan oleh pelaku konstruksi Indonesia agar bisa meningkatkan kualitas dan jaringannya dan kontraktor di luar negeri. Sehingga ini bukan semata hanya sekadar mendapatkan proyek semata tetapi menjadi satu konektivitas yang juga akan datang bisa bermanfaat dalam jangka panjang. Ingat satu hal bahwa pekerjaan konstruksi dan infrastruktur itu bukan kerja dominasi pekerja lokal. Tetapi ini adalah pekerjaan yang bersifat dinamis, artinya siapapun berhak mengerjbakal proyek tersebut selama hasilnya memang bisa di pertanggungjawabkan.

Nah terkait dengan keberhasilan WIKA Konstruksi dalam mengerjakan segera proyek di luar negeri. Berikut kami berikan sedikit penjelasan proyek apa saja yang lainnya pernah di kerjakan segera oleh kontraktor Indonesia di luar negeri :

Proyek Istana Kepresidenan Nigeria

Deskripsi tugas yang juga diberikan kepada kontraktor Indonesia merupbakal : WIKA bertanggung jawab menyelesaikan empat bangunan meliputi ballroom, head of state atau bangunan pendukung di sekitar ballroom, service building atau pusat kontrol dan pavillion of president atau tempat tinggal presiden beserta keluarga.

Proyek Sanying Metro Line Taiwan

Proyek ini merupakan datang pengerjaan jalur MRT inner ring road di kota New Taipei City. Jalur dari diberi nama Sanying Line ini nantinya akan membentang sepanjang 14,3 kilometer (Km) dan menghubungkan daerah Tucheng, Sanxia, dan Yingge serta 13 stasiun pemberhentian.

Proyek Limbang Cable Stay Bridge Malaysia

WIKA menggarap proyek Proposed Sg. Limbang Cable Stayed Bridge di Sarawak. WIKA Digandeng oleh salah satu BUMN di Serawak serta scope pekerjaan struktur utama jembatan, WIKA mulai mengerjbakal proyek jembatan yang lainnya akan segera menghubungkan kota Limbang ke Brunei Darussalam ini pada tahun 2018 lalu, dan direncanakan terjadi akan selesai pada tahun 2021.

Proyek Clarin Bridge Filipina

WIKA membangun konektivitas antara Provinsi Bohol ke Pulau Panglau yang juga merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Filipina melalui proyek Reconstruction of Clarin Bridge.

Proyek Yangon Railway Upgrading dan Yangon Mandalay Circular Improvenet Myanmar

WIKA resmi digandeng oleh kontraktor terbesar Myanmar, Shwe Taung. Setelah hampir 2 tahun WIKA menggarap perbaikan rel kereta double track sepanjang 44 Km di kota Yangon, proyek ini ditargetkan mampu rampung pada Desember 2020.

Jadi bagi apa kita berdiam diri dengan melihat kondisi dari saat ini menerpa semua negara di dunia. Konsep kerjasama dan saling mendukung satu dengan lainnya adalah salah satu cara guna bisa menjadi mitra strategi bagi kontraktor pada ada di luar negeri.

Bagi anda yang saat ini masih bingung dalam menjalankan aktivitasnya dalam masa pandemi. Jangan ragu sebagai terus mengikuti artikel pada kami publish di Media . Karena kami akan terus mengupdate kondisi terkini industri konstruksi di Indonesia.

Bagikan Informasi: WhatsApp LinkedIn

Jaminan Kepatuhan & Kerahasiaan Korporasi

Informasi dalam publikasi ini disusun untuk edukasi & panduan resmi. Seluruh layanan pendampingan & konsultasi legalitas Unitkompetensi.com dilaksanakan secara profesional, terakreditasi, dan mematuhi regulasi perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.